|
Ada masalah dengan Blok ini.
|
pecinta jalan-jalan
Galeri
berita
Anggota
|
|  |
|
Membangun Daerah Bukan Dengan Bunga SBI
|
|
Pemerintah melalui Presiden
Susilo Bambang Yudhoyono dan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengumumkan
dana Pemerintah Daerah yang mengendap pada Bank Indonesia mencapai Rp 96 Trilyun
dan sebagian besar di parkir di Bank Pembangunan Daerah seluruh Indonesia. Jumlah
dana tersebut cukup fantastis tentunya. Betapa tidak dengan dana sebesar itu Infrastruktur Umum berupa Jalan sebagai
penopang perekonomian sampai tingkat pedesaan, Bangunan Sekolah dari tingkat
dasar sampai Perguruan Tinggi untuk meningkatkan kecerdasan masyarakat, Pelayanan Kesehatan samapi Pukesmas di daerah
terpencil, bantuan dana pendidikan bagi siswa berprestasi dan kurang mampu
termasuk subsidi kesehatan gratis bagi masyarakat miskin, maupun Infrastruktur
Pemerintah sampai dengan Biaya Pejabat Daerah termasuk honor dan tunjangan yang
seabrek-abrek, PNS sampai dengan tukang sapu di puluhan Pemerintah Daerah
Propinsi, Kabupaten dan Kota di Seluruh Indonesia bisa tercukupi dalam 1 tahun
anggaran, dengan jumlah itu pula Bank Pembangunan Daerah seharusnya bisa
menyalurkan kredit bagi Jutaan Usaha Kecil dan Menengah (UKM) untuk meningkatkan
gairah perekonomian sehingga bisa menyerap tenaga kerja dari yang trampil
sampai terdidik.
"
|
“Berangkat dari Bawah:
Sebuah catatan kecil terhadap “konsep
‘Paradigma’”
By: Sahlul Fuad
"
|
|
Korean Islamic body seeks help from NU
|
|
Jakarta, NU Online
A South Korean Islamic organization has sought help from Nahdlatul
Ulama (NU), the largest Muslim organization in Indonesia, to secure the
release of South Korean hostages in Afghanistan, the South Korean
Embassy in Jakarta said.
"The Korean Islam Foundation in the Republic of Korea has sent two
letters to Nahdlatul Ulama... to help release the Korean hostages in
Afghanistan by conveying their message to Muslim people in
Afghanistan," the Embassy said in a press release sent to The Jakarta
Post on Friday.
The foundation, according to the release, "deeply expects Muslim people in the world to support the release of the hostages".
Taliban rebels took 23 South Koreans hostage recently, killing one of them, Bae Hyung-kyu, on Thursday.
"Killing without reason is not in accordance with real Islamic
principles. Islam is a peace-loving religion and appreciates life," the
Korea Islamic Foundation said in one of its letters to the NU. (dar)
|
|
Taliban: South Korean hostage dead
|
|
GHAZNI, Afghanistan (Reuters) -- Afghanistan's Taliban killed
one of the 23 South Korean hostages on Wednesday after Kabul failed to
free Taliban prisoners, a spokesman for the group said, adding
insurgents would kill more if their demands were not met.
"Since Kabul's administration did not listen to our demand and did
not free our prisoners, the Taliban shot dead a male Korean hostage,"
Qari Mohammad Yousuf told Reuters by phone from an unknown location.
CNN was unable to confirm the report. Earlier Yousuf had told Reuters that patience was running out and said rebel prisoners must be freed by 0930 GMT on Wednesday.
|
|
Nagabonar Modern Berjuang Melawan Kapitalisme
|
|
Aktor terkemuka, Dedy Mizwar mengaku sengaja membuat
sekuel film “Nagabonar” karya Asrul Sani di tahun 1987 untuk
menghidupkan kembali semangat perjuangan Nagabonar di era modern ini.Jika
film “Nagabonar” tahun 1987 menggunakan setting zaman penjajahan dulu,
sekuelnya yang berjudul “Nagabonar Jadi 2” itu akan menggunakan setting
masa kini, dan musuh yang harus dihadapi Nagabonar sekarang bukanlah
lagi para penjajah, namun ia harus melawan era globalisasi serta
kapitalisasi. "Kalau dulu ”Nagabonar” digunakan untuk 'melihat ke belakang' (masa
lalu), maka ”Nagabonar” yang sekarang adalah untuk 'melihat ke depan'.
“Nagabonar Jadi 2” mengajak kita untuk kembali melihat Indonesia dari
hati," ujar Deddy saat premier di Djakarta Theatre, Jakarta, Selasa
(27/3) malam.
|
76 judul (16 halaman, 5 judul per halaman) [ 1 | 2 | 3 | 4 | 5 | 6 | 7 | 8 | 9 | 10 | 11 | 12 | 13 | 14 | 15 | 16 ] |
|
|  |
|
Belum ada berita besar hari ini.
|
|